Bittersweet
Hari-hari ini aku merenungkan tentang hidup. Sok-sok an banget sii wkwkwk, cuman dari aku merenungkan ini aku jadi belajar kalau life is a journey. Okay, mungkin ini klasik banget yaa dan pastinya banyak orang yang juga sering dengar hal ini. Tapi yang mau aku garis bawahi adalah kadang kita merasa suatu journey itu harus sempurna dan jalannya lancar kayak jalan tol dan mulus kayak kulit artis korea wkwkwk lols.
Padahal journey setiap kita, even tho beda” track nya, pasti akan tetep ada lika likunya, entah disitu ada angin, hujan, kerikil, atau apapun itu. Semisalpun dijalan kepleset atau jatuh terus akhirnya dia gagal dalam menjalani journey nya? Kan engga yaa.. Cuman kadang banyak orang yang ketika jatuh dia memilih untuk meratapi kejatuhannya dibandingkan untuk bangkit kembali dan memperbaiki kesalahan.
Mungkin emang mudah dikatakan si, tapi prakteknya susah. Tapi setelah kupikir-pikir kembali, bukannya susah sii, cuman emang butuh effort dan melawan perasaan banget. Kadang orang memilih memanjakan perasaannya dan gamau bangkit dan berjuang. Abis manjain perasaan, terus endingnya merasa kalau itu adalah nasib atau takdirnya. Padahal yaa, Tuhan itu ga pernah merencanakan hal yang buruk untuk hidup kita.
Sebenernya Tuhan itu udah menyediakan sesuatu yang indah untuk kita tapi kita memilih untuk duduk diam didalam suatu kotak yang bernama zona nyaman. Semisal kita mau keluar dari kotak itu, kita bakal dapet janji Tuhan dan rencana indah yang Tuhan sediakan buat kita.
Nah, sekarang pilihan ada di kita, mau tetap memanjakan perasaan dan
tinggal diam di kotak zona nyaman ataukah memilih melawan perasaan untuk mau
bergerak dan keluar dari kotak zona nyaman?

Komentar
Posting Komentar